Tenagakerja terlatih adalah tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan pengetahuan dari latihan-latihan atau kursus-kursus. Misalnya sopir, pemangkas rambut, penjahit, dan penata rias. Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja yang memperoleh keterampilan hanya dari pengalaman dan kebiasaan.
Diamempunyai seorang tukang kebun yang rajin, bernama Jack. Tukang kebun ini bertugas mengurus tanaman di kebunnya yang megah. Ia tinggal tak jauh dari rumah tuannnya. Dia hanya merasa tidak suka disebut orang yang kotor. Begitulah setiap saat. Tuan Brandon, si bangsawan kaya itu, selalu merendahkan tukang kebunnya. Walaupun begitu
Unduhfoto Seorang Tukang Kebun Wanita Muda Asia Merawat Tanaman Di Kebun ini sekarang. Dan cari lebih banyak gambar stok bebas royalti yang menampilkan 30-34 tahun foto yang tersedia untuk diunduh dengan cepat dan mudah di perpustakaan iStock.
Apayang Harus Diketahui Seorang Tukang Kebun? Untuk melakukan tugas yang dipercayakan, tukang kebun harus mengetahui pengetahuan khusus tertentu seperti: Jelas perdagangan yang kompleks yang hanya bisa dilakukan oleh pecinta alam, layanan ini sangat dibutuhkan di Puebla CDMX atau Mexico City, Monterrey, Pachuca, Riviera Maya, Cancun dan
Vay Tiền Nhanh Ggads. Beranda • Histeria Sejak muda hingga berkuasa, Bung Karno terus menjalankan hobi berkebun. Kesenangan itu pernah membuatnya sial di Istana Tampaksiring. Bung Karno dan Ibu Fat berkebun di rumah Jalan Pegangsaan 56, Jakarta. repro "Suka-Duka Fatmawati Sukarno Seperti Diceritakan Kepada Kadjat Adra’i Mendiang Kolonel Purn. Maulwi Saelan menjadi saksi bagaimana Presiden Sukarno amat menyukai kegiatan bercocok tanam. Menurutnya, setiap hari Bung Karno selalu meluangkan waktu untuknya. “Itu pohon beringin yang di Istana dia yang tanam,” ujarnya kepada Historia beberapa tahun lalu. Kegiatan berkebun Bung Karno biasa dimulai pada pagi setelah sarapan. Kolonel KKO Bambang Widjanarko menjadi salah satu yang sering diminta Bung Karno menemaninya keliling memperhatikan tanaman di taman-taman Istana. Bambang menyatakan dalam Sewindu Dekat Bung Karno, Bung Karno akan marah bila mendapati ada pohon yang tak terawat atau rusak. Biasanya tukang kebun yang kebagian jatah merawat pohon yang kedapatan tak terawat akan langsung dipanggil dan diperintahkan untuk segera membenahi pohon itu. Berkebun merupakan salah satu aktivitas yang paling disukai dan rutin dilakukan Bung Karno. Sewaktu menjalani pembuangan di Ende, Flores, Bung Karno bersama Inggit istrinya menanami pekerangan rumahnya dengan sayuran. Dengan begitu Bung Karno bisa membunuh kejemuan di tempat pembuangan yang sepi sekaligus mencukupi kebutuhannya di tengah melompongnya kantong. “Sekalipun kami hanya punya uang sedikit, kami berhasil mencukupi diri sendiri. Kebutuhanku sederhana. Makananku terdiri dari nasi, sayur, buah-buahan, terkadang ayam atau telor dan ikan asin kering sedikit. Sayuran diambil dari yang kutanam di pekarangan samping rumah,” kata Bung Karno dalam otobiografinya, Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Kegiatan itu terus berlanjut ketika Bung Karno tinggal di Jakarta pada masa pendudukan Jepang. Pohon-pohan yang ditanam dan dirawat bersama Ibu Fatmawati saban hari diperhatikan Bung Karno. Tukang kebun yang diupah membantu akan kena marah bila tak merawat pohon-pohon dengan serius. Pernah suatu kali Bung Karno memarahi tukang kebun karena kedapatan tak menuruti arahannya sehingga membuat pohon menjadi merana. Kebiasaan berkebun Bung Karno tetap berlanjut ketika pusat pemerintahan pindah ke Yogyakarta pada 1946. Pun ketika mengalami pembuangan di Berastagi, Sumatera Utara. Di sana, Bung Karno sempat menanam pohon beringin di tempat pembuangannya. Setelah pemerintahan kembali ke Jakarta, berkebun kembali dilakukan Bung Karno di kompleks istana. Namun, kegiatan itu tak hanya dilakukan Bung Karno di istana Jakarta. Istana Tampaksiring di Bali pun tak luput jadi tempat berkebun Bung Karno. Hal itu disaksikan antara lain oleh Horst Henry Geerken, perwakilan perusahaan Telefunken di Jakarta, yang sering diundang Bung Karno. Geerken menuliskannya dalam memoar berjudul A Magic Gecko Peran CIA di Balik Jatuhnya Soekarno. “Sukarno senang bekerja di kebun pagi hari dan menanam banyak pohon dan menghabiskan waktu di Istanan dengan tangannya sendiri,” kata Geerken. Karena berkebun itu pula Bung Karno suatu hari mendapat sial. Suatu pagi ketika langit masih gelap, Bung Karno melihat sebuah kebun yang tak mendapat perawatan semestinya. Masih dengan pakaian seadanya, dia pun tergerak menanganinya. Namun di tengah aktivitas itu, sebuah tepukan mendarat di bahunya disertai suara seorang pria. “Hei, itu tanah saya!” kata pria bernama Made Galang itu yang diwawancara Geerken saat berusia 82 tahun. Bung Karno yang kaget lalu menoleh. Begitu mata kedua pria itu saling bertemu, Made langsung syok. Dia tak menyangka tukang kebun yang diperingatinya ternyata presidennya. Bung Karno tak sedikitpun marah dan hanya mengatakan, seperti dikutip Geerken, “Saya mau tolong saja.” Namun tetap saja hal itu membuat Made amat malu dan merasa bersalah. TAG sukarno, maulwi-saelan
Halo adik-adik ajar hitung.. kembali lagi dengan materi baru... hari ini kita akan latihan soal tentang kaidah pencacahan, jadi mari disimak bersama-sama...Kalian sudah bisa pelajari materi ini melalui video lho.. silahkan kunjungi chanel youtube ajar hitung.. atau kalian bisa langsung klik link video berikut1. Disediakan angka-angka 0, 1, 2, 3, 4, dan 5. Banyaknya bilangan yang terdiri atas tiga angka berbeda yang dapat disusun dari angka tersebut adalah...a. 125b. 120c. 110d. 100e. 90JawabBilangan yang ingin dibentuk terdiri dari 3 angka, maka sediakan 3 kotak seperti di bawahKotak pertama berisi 5 kemungkinan, yaitu 1, 2, 3, 4, dan 5 karena tidak mungkin dimulai dari angka 0Kotak kedua berisi 5 kemungkinan, karena jika sudah terpakai 1 angka, akan tersisa 5 angka ketiga berisi 4 kemungkinan, karena jika sudah terpakai 2 angka, maka akan tersisi 4 bilangan yang dapat terbentuk = 5 x 5 x 4 = 100Jawaban yang tepat Seorang penyidik KPK akan membuka brankas lemari penyimpanan arsip. Brankas tersebut hanya dapat dibuka dengan password yang terdiri atas 3 angka berbeda lebih dari 200 yang disusun dari angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Banyaknya password yang dapat dicoba penyidik KPK untuk membuka brankas lemari penyimpanan arsip adalah...a. 680b. 470c. 252d. 150e. 210JawabBilangan yang ingin dibentuk terdiri dari 3 angka, maka sediakan 3 kotak seperti di bawahKotak pertama berisi 6 angka, yaitu 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. Karena bilangan yang dinginkan lebih dari 200Kotak kedua berisi 7 angka, karena jika sudah diambil satu maka tersisa 7 angkaKotak ketiga berisi 6 angka, karena jika sudah diambil 2 angka maka tersisa 6 bilangan yang dapat terbentuk = 6 x 7 x 6 = 252Jawaban yang tepat Dari 7 pengurus suatu ekstrakurikuler akan dipilih seorang ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan humas. Banyak cara pemilihan pengurus adalah...a. formasi sudah ditentukan, maka kita gunakan permutasi7P5 = 7!/7 – 5! = 7!/2! = 7 x 6 x 5 x 4 x 3 = yang tepat Seorang tukang kebun diminta bantuan untuk menanam enam pohon oleh Ibu Fatimah. Jika pohon yang ditanam harus secara melingkar, banyaknya cara yang berbeda untuk menanam keenam pohon itu adalah...a. 36 carab. 72 carac. 120 carad. 216 carae. 720 caraJawabKarena pohon yang ditanam melingkar, maka gunakan permutasiBanyak pohon 6, makaP = 6 – 1! = 5! = 5 x 4 x 3 x 2 x 1 = 120Jawaban yang tepat Suatu perusahaan akan mengangkat kepala seksi yang baru. Perusahaan tersebut mempunyai 10 orang pegawai senior yang mempunyai kemampuan sama. Dari kesepuluh pegawai tersebut hanya akan dipilih 4 orang sebagai kepala seksi yang baru. Banyaknya susunan yang mungkin adalah...a. 840e 210JawabKarena tidak memperhatikan formasi dan urutan, maka kita gunakan kombinasi10C4Jawaban yang tepat Dari 8 orang putra dan 4 putri akan dibentuk tim yang beranggotakan 3 orang. Persyaratannya anggota tim tersebut harus sekurang-kurangnya 2 putra, maka banyak tim yang dapat dibentuk adalah...a. 52b. 96c. 120d. 124e. 168JawabPersyaratannya adalah sekurang-kurangnya 2 putra, maka kemungkinannyaa. 2 putra + 1 putri8C2 x 4C1 b. 3 putra 8C3 Jadi, total kemungkinannya = 112 + 56 = 168Jawaban yang tepat Pada ulangan matematika, para siswa diminta mengerjakan 9 dari 10 soal ulangan. Jika soal nomor 1 sampai dengan 5 harus dikerjakan, banyaknya pilihan soal yang dapat dipilih oleh siswa adalah...a. 4b. 5c. 6d. 9e. 10JawabKarena sudah diwajibkan mengerjakan 5, maka tersisa 4 soal yang harus dikerjakan. Dari 10 soal, tersisa 5 soal saja karena soal 1 – 5 sudah dikerjakan, maka kita gunakan permutasi5P4 = 5!/4! = 5Jawaban yang tepat Ratna mempunyai 6 baju dan 4 celana panjang yang berlainan warna. Ratna dapat memakai baju dan celana panjang yang berlainan sebanyak...a. 12 pasangb. 24 pasangc. 6 pasangd. 4 pasange. 10 pasangJawab6C1 x 4C1Jawaban yang tepat Banyaknya sepeda motor yang menggunakan nomor polisi dengan susunan angka-angka 5, 6, 7, 8, dan terdiri atas 4 angka tanpa berulang adalah...a. 40b. 60c. 120d. 24e. 18JawabBilangan yang ingin dibentuk terdiri dari 4 angka, maka sediakan 4 kotak seperti di bawahKotak pertama berisi 4 angka yaitu 5, 6, 7, dan 8Kotak kedua berisi 3 angka, karena sudah terpakai satu maka tersisa ketiga berisi 2 angka, karena sudah terpakai 2 maka tersisa 2 keempat berisi 1 angka, karena sudah terpakai 3 maka tersisa 1 banyak nomor sepeda motor yang dapat tersusun = 4 x 3 x 2 x 1 = 24Jawaban yang tepat Nilai dari 6!/4! Adalah...a. 30b. 64c. 2d. 10e. 24Jawab6!/4! = 6 x 5 = 30Jawaban yang tepat Hasil dari 5! x 4! adalah...a. 120b. 20Jawab5! x 4! = 5 x 4 x 3 x 2 x 1 x 4 x 3 x 2 x 1 = 120 x 24 = yang tepat Banyaknya permutasi dari kata “ANGKASA” adalah...a. 780b. 120c. 720d. 480e. 840JawabANGKASABanyak huruf = 7Huruf A lebih dari 1 = 3Maka banyak permutasinya =P = 7!/3! = 7 x 6 x 5 x 4 = 840Jawaban yang tepat 9 orang siswa sedang belajar berkelompok dengan duduk melingkar, maka banyaknya cara mereka duduk adalah...a. melingkar, maka kita gunakan permutasiBanyak siswa 9, makaP = 9 – 1! = 8! = 8 x 7 x 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 = yang tepat Nilai p yang memenuhi p!/p – 1! = 6 adalah...a. 2b. 3c. 4d. 5e. 6JawabJawaban yang tepat Nilai dari 8C2 x 4P3 adalah...a. 672b. 592c. 28d. 24e. 4Jawab8C2 x 4P3 = 28 x 24= 672Jawaban yang tepat Hasil dari 12!/10! adalah...a. 123c. 132d. 240e. = 12 x 11 = 132Jawaban yang tepat Banyaknya bilangan ganjil yang terdiri atas 3 angka yang disusun dari angka 2, 3, 4, 5, 6 dan 7 tanpa pengulangan adalah...a. 24b. 28c. 40d. 48e. 60JawabBilangan yang ingin dibentuk terdiri dari 3 angka, maka sediakan 3 kotak seperti di bawahDimulai dari kotak terakhir berisi 3 angka saja yang bilangan ganjil, yaitu 3, 5, dan 7Kotak pertama berisi 5 angka, karena jika sudah dipakai 1 maka tersisa 5 kedua berisi 4 angka, karenajika sudah dipakai 1 maka tersisa 4 banyaknya bilangan ganjil yang mungkin terbentuk = 5 x 4 x 3 = 60Jawaban yang tepat Diketahui 7 orang A, B, C, D, E, F, dan G akan bekerja secara bergiliran selama 1 minggu. Banyaknya urutan bekerja yang dapat disusun dengan A selalu bekerja di hari minggu adalah...a. 360b. 840c. 120d. 24e. 720JawabKarena mempertimbangkan urutan, maka kita gunakan permutasi6P6 = 6! = 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 = 720Jawaban yang tepat Suatu tim bola voli terdiri atas 6 pemain yang dipilih dari 11 orang. Banyaknya susunan tim yang dapat dibentuk adalah...a. 462b. 840e. 84Jawab11C6 Jawaban yang tepat Diketahui ada 10 titik. Dan 10 titik tersebut tidak ada 3 titik yang terletak segaris. Banyaknya segitiga yang dapat dibuat adalah...a. 15b. 30c. 60d. 120e. 240Jawab10C3Jawaban yang tepat sampai disini ya adik-adik postingan hari ini. Kakak akan sambung lagi soal nomor 21 – 40 di postingan selanjutnya. Atau kalian bisa klik linknya DISINI Selamat belajar...
Raja meminta si tukang kebun, dapatkah ia menangkap binatang yang aneh king asked the gardener if she could catch the rare gardener says that I must be kind and nice to it's about the Leeds triple murder, it was the si tukang kebun, yang biasanya mendorong kursi roda tuannya, adalah pensiunan tentara- seorang yang berkebangsaan Krimea dengan sifat-sifat yang the gardener, who wheels the bath-chair, is an Army pensioner- an old Crimean man of excellent character. Orang-orang juga menerjemahkan memberi perhatian khusus bagi anggrek2 yg terpajang anggun di sebuah gardener was caring for the flowers belong to the woman and gave special attention to the orchids are displayed gracefully on a si tukang kebun, yang biasanya mendorong kursi roda tuannya, adalah pensiunan tentara- seorang yang berkebangsaan Krimea dengan sifat-sifat yang the gardener, who wheels the Bath chair, is an army pensioner- an old Crimean man of excellent tukang kebun menjawab dengan marah, Bagaimana Engkau menginginkan aku untuk menggunting semak-semak ini saat aku terjebak di dalam lubang ini?The gardener responds in anger,“How do you expect me to trim these bushes when I am trapped in this pit?Sementara itu, si Tukang kebun memiliki sederetan tirai-tirai yang terpasang, membuat jalan setapak yang lebar, dari jauh di ujung kebun kesenangan raja sampai ke istana the gardener had rows of curtains set up, making a wide pathway from the far end of the pleasure garden to the king's hari di mana si wanita kembali dari perjalanan bisnisnya, si tukang kebun merapikan menyiram semua the day when she returned from a business trip, the gardener was tidying and watering all the kebun yang baik membantu benih itumenjadi apa yang diinginkan benih itu,A good gardener helps the seedbecome what it wants to become, not what the gardener wants it to B meragukan hal ini dan mereka bersepakat untuk menunggu apakah si tukang kebun akan muncul atau B doubts this is true, so they agree to wait and see if a gardener shows up. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener needs axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer need the force that he can find only in law to shape human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener wants axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his bushes, simply so does the socialist writer need the force that he can find solely in law to form human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener wants axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer require the force that he can find only in law to shape human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener demands axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer require the force that he can locate only in law to shape human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener requirements axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer want the force that he can locate only in law to shape human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener requirements axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer need the force that he can find only in law to shape human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener wants axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer need the force that he can locate only in law to shape human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener needs axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer need the force that he can discover only in law to shape human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener needs axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer require the force that he can locate only in law to shape human beings. sabit, gergaji, dan sabit untuk membentuk tanamannya, demikian juga si penulis sosialis membutuhkan kekuatan yang hanya dapat ia temukan dalam hukum untuk membentuk just as the gardener needs axes, pruning hooks, saws, and shears to shape his trees, just so does the socialist writer want the force that he can locate only in law to shape human betapa berbedanya si tukang kebun dan tanamannya, si penemu dan mesinnya, si ahli kimia dan bahan kimiawinya, si petani dan benihnya!But think of the difference between the gardener and his trees, between the inventor and his machine,between the chemist and his substances, between the agriculturist and his seed!Sementara seorang konsumen melakukan pendekatan yang berbeda dengan si tukang kunci cadangan yang tergantung di pondok si tukang kebun itu, sejauh yang aku ingat!There's been a spare key hanging in the gardener's cottage as long as I can remember!Ada kunci cadangan yang tergantung di pondok si tukang kebun itu, sejauh yang aku ingat!There's been a spare key hanging in the gardener's cottage far back as I can remember!That grouchy gardener isn't going to be happy about this.
Ini catatan seorang tukang kebun. Bahwa di kebun ada pohon. Ada tukang kebun. Keduanya sama pentingna. Karena tidak mungkin ada kebun tanpa ada tukang kebunnya. Kebun tanpa tukang kebun bisa garung. Tukang kebun tanpa kebun pun bisa bingung. Saling membutuhkan dan melengkapi. Di kebun. Tiap pohon harus tumbuh, Tukang kebun harus merawatnya. Dari benih pohon yang kecil. Disirami, dipupuki, dan dirawat hingga tumbuh besar dengan “pegangan akar” yang kokoh. Tukang pun begitu. Harus tetap tumbuh jadi pribadi yang kokoh, dinamis, dan bermanfaat. Minimal untuk pohon-pohon yang dirawatnya. Bukan malah begitu-begitu saja. Apalagi berkeluh-kesah melulu. Di kebun lagi. Ada pohon yang tidak kuat diterpa angin. Ada yang mudah rontok daunnya begitu digoyang sedikit. Ada pohon yang kecilnya tumbuh bagus tapi giliran mau berbuah busuk. Bahkan ada pohon yang masa tumbuhnya jelek. Tapi saat berbuah luar biasa rasanya. Jadi, pohon-pohon di kebun itu berbeda-beda. Tapi satu yang pasti, semua pohon butuh udara butuh angin untuk tetap tumbuh. Pohon punya cara sendiri-sendiri untuk bertahan hidup. Seperti tukang kebun dan manusia umumnya. Tiap orang itu berbeda-beda. Ada yang mudah mengeluh. Ada yang kokoh dalam keadaan apapun. Bahkan ada yang mudah “tercerabut dari akarnya”. Karena penuh prasangka dan didominasi ego pribadi. Manusia yang terlalu percaya pada otaknya, Tanpa punya hati Nurani. Maka, ada orang yang niatnya baik tapi perilakunya melukai. Ada yang rakyat biasa tapi bertindak seperti pemimpin. Hingga lupa, tukang kebun dan manusia siapa pun itu bukan siapa-siapa. Bukan apa-apa pula? Di kebun, siapa pun bisa belajar dan diingatkan. Bahwa tiap pohon itu berbeda-beda. Tukang kebun pun harus tahu dan mengenal karakter setiap pohon. Karena yang baik untuk pohon singkong. Belum tentu baik untuk pohon singkong. Maka siapa pun harus mau memahaminya. Apa yang baik menurut Anda, belum tentu baik untuk ora g lain. Apa yang biasa menurut pikiran Anda, belum tentu biasa untuk orang lain. Itulah manusia yang literat. Seperti di taman bacaan. Tiap anak-anak yang membaca buku pun berbeda-beda. Latar belakang-nya berbeda, keluarganya beda bahkan minat bacanya pun berbeda. Maka taman baca hanya menyediakan akses bacaan. Sambil membimbing dan merawatnya. Agar membaca jadi kebiasaan dan perilaku anak-anak. Daripada kebanyakan main, ngobrol atau main gawai. Ibarat kebun, taman bacaan pun ditumbuhi banyak pepohonan. Maka buruh cara untuk merawatnya. Itulah yang terjadi di TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor yang kini menjalankan 11 program literasi, antara lain 1 TABA Taman BAcaan dengan 160 anak pembaca aktif dari 3 desa Sukaluyu, tamansari, Sukajaya, 2 GEBERBURA GErakan BERantas BUta aksaRA yang diikuti 9 warga belajar buta huruf, 3 KEPRA Kelas PRAsekolah dengan 26 anak usia PAUD, 4 YABI YAtim BInaan dengan 14 anak yatim, 5 JOMBI JOMpo BInaan dengan 8 jompo, 6 TBM Ramah Difabel dengan 3 anak difabel, 7 KOPERASI LENTERA dengan 28 ibu-ibu sebagai koperasi simpan pinjam untuk mengatasi soal rentenir dan utang berbunga tingg, 8 DonBuk Donasi Buku untuk menerima dan menyalurkan buku bacaan, 9 RABU RAjin menaBUng karena semua anak punya celengan, 10 LITDIG LITerasi DIGital seminggu sekali setiap anak, dan 11 LITFIN LITerasi FINansial. Bahkan tahun ini, melalui program “Kampung Literasi Sukaluyu” yang Direktorat PMPK Kemdikbudristek RI dan Forum TBM, TBM Lentera Pustaka akan memperkuat perilaku gemar membaca dan budaya literasi masyarakat. Kebetulan, TBM Lentera Pustaka Bogor merupakan satu-satunya taman bacaan dari Bogor yang terpilih 1 dari 30 TBM di Indonesia yang menggelar Kampung Literasi tahun 2021. Filosofi tukang kebung dan taman bacaan. Sungguh ada kesamaan. Untuk bertindak sesuai keperluan masing-masing pohonan. Di kebun, siapa pun tidak boleh pakai kaca mata kuda. Seperti di taman bacaan. Sama sekali tidak bisa menilai orang dengan standar diri kita. Belum tentu, apa yang kita piker baik itu baik pula untuk orang lain. Karena senyuman, teguran, sapaan, dan nasihat bisa berbeda arti dan makna di mata masing-masing orang. Pupuk pun berbeda untuk tiap-tiap pohonan di kebun. Maka di kebun dan taman bacaan. Siapa pun hanya butuh sikap saling mengerti. Cukup bertindak sesuai keperluan masing-masing pohon. Tidak usah berlebihan. Tapi jangan sampai kekurangan. Di kebun, siapa pun bila tidak punya cinta, cukup mengerti saja. Di kebun, ada satu yang pasti. Bahwa semua pohon harus disuburkan, ditumbuhkan. Sebagai tanda kemanfaatan untuk sesama makhluk-Nya. Karena seperti apa kita memperlakukan-Nya dan makhluk-Nya. Seperti itulah balasan yang akan diterima. Baik atau buruk adalah tergantung kita sendiri. Salam literasi. TamanBacaan PegiatLiterasi TBMLenteraPustaka KampungLiterasiSukaluyu Post Views 1,758
seorang tukang kebun yang hanya